Menu

Saham Asia Beragam Jelang Laporan Inflasi

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best ProfitBursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Rabu, (12/4/2023) seiring investor menunggu data inflasi utama Amerika Serikat (AS). Data inflasi AS ini menentukan langkah the Federal Reserve (the Fed) ke depan untuk siklus pengetatannya.

 

Dikutip dari CNBC, ekonom yang disurvei oleh Dow Jones mengharapkan kenaikan 6 persen dari tahun ke tahun dalam indeks harga konsumen Amerika Serikat. The Fed diprediksi menaikkan suku bunga 25 basis poin bulan depan.

 

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,7 persen dan indeks Topix bertambah 0,8 persen seiring pelaku pasar mencerna lebih lanjut indeks harga produsen Jepang dan laporan pesanan mesin. Indeks Kospi Korea Selatan merosot 0,05 persen. Bestprofit

 

Di Australia, indeks ASX 200 naik tipis 0,6 persen, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong susut 0,6 persen. Di China, indeks Shanghai bertambah 0,4 persen dan indeks Shenzhen merosot 0,2 persen.

 

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan ekonomi global dapat menuju pertumbuhan terlemah sejak 1990, menurunkan prospeknya untuk tahun-tahun mendatang.

 

Di wall street, saham teknologi merosot dengan indeks Nasdaq tergelincir 0,43 persen. Indeks S&P 500 mendatar dan indeks Dow Jones bertambah 98,27 poin atau 0,29 persen.

 

Investor juga melihat ke depan untuk laporan laba dari bank Amerika Serikat (AS) seiring JPMorgan Chase, Wells Fargo dan Citigroup akan rilis pada Jumat pekan ini.BlacRock dan UnitedHealth Group juga dijadwalkan untuk melaporkan.

 

Sementara itu, tingkat pengangguran Korea Selatan naik menjadi 2,7 persen pada Maret 2023 dari 2,6 persen yang terlihat pada Februari, berdasarkan data pemerintah.

 

Pasar tenaga kerja Korea Selatan menunjukkan ketahanan dalam dua bulan terakhir setelah tingkat pengangguran mencapai level tertnggi dalam 11 bulan pada Desember karena bank sentral bertujuan menurunkan inflasi dalam siklus pengetatan global.

 

Won Korea Selatan berada di posisi 1,322 terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu pekan ini. Hal ini terjadi setelah Bank of Korea memutuskan mempertahankan suku bunga acuan untuk kedua kali berturut-turut.

 

Bursa Saham Asia pada 11 April 2023

Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa, 11 April 2023 seiring Bank of Korea mempertahankan suku bunga 3,5 persen sesuai harapan. Bank Sentral Korea Selatan mempertahankan suku bunga  kedua kali dengan inflasi 4,2 persen.

 

Indeks Kospi Korea Selatan menguat 1,4 persen ke posisi 2.547,86. Indeks Kosdaq menguat tipis 1,26 persen ke posisi 898,94. Dikutip dari CNBC, di sisi lain, Bitcoin melampui USD 30.000 untuk pertama kali sejak Juni 2022 sementara eter mendekati USD 2.000.

 

Indeks ASX 200 Australia melonjak 1,26 persen ke posisi 7.309,9. Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 1,05 persen ke posisi 27.923,37. Indeks Topix bertambah 0,78 persen ke posisi 1.991,85.

 

Indeks Hang Seng Hong Kong memangkas keuntungan dan berakhir menguat 0,7 persen. Di bursa saham China cenderung beragam. Indeks Shanghai merosot 0,05 persen ke posisi 3.313,6. Indeks Shenzhen menanjak 0,04 persen ke posisi 11.877,15.

 

Sumber

liputan6.com

 

lowonganlowongan kerjalowongan kerja bandungloker bandung

best profit, bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf

pt bpf, bestprofit futures, pt bestprofit futures, Bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Go Back

Comment