Menu

Saham Asia Menguat di Tengah Inflasi

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG, Best ProfitBursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Kamis pagi (14/9/2023). Penguatan bursa saham Asia Pasifik terjadi di tengah inflasi Amerika Serikat (AS) pada Agustus 2023 lebih tinggi dari perkiraan 3,7 persen. Inflasi ini lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang disurvei Dow Jones sebesar 3,6 persen.

 

Dikutip dari CNBC, indeks harga konsumen naik 0,6 persen pada Agustus 2023 sesuai dengan harapan. Pada Juli, consumer price index (CPI) naik 3,2 persen year on year (YoY) dan 0,2 persen month on month (MoM). Namun, tidak termasuk biaya pangan dan energi yang berfluktuasi, inflasi inti naik 4,3 persen sejalan dengan perkiraan. Akan tetapi, inflasi itu turun dari 4,7 persen pada Juli 2023.

 

Pejabat Federal Reserve (the Fed) lebih fokus pada sektor inti karena memberikan indikasi lebih baik mengenai arah inflasi dalam jangka panjang. Bestprofit Bandung

 

Di Australia, indeks ASX 200 naik jelang pengumuman tingkat pengangguran pada Agustus 2023. Indeks Nikkei 225 bertambah 0,5 persen. Sedangkan indeks Topix menguat 0,4 persen.

 

Indeks Kospi Korea Selatan menanjak 0,4 persen, dan indeks Kosdaq bertambah 0,84 persen. Indeks Hang Seng berjangka berada di posisi 18.042. Pembukaan indeks Hang Seng diprediksi menguat seiring penutupan perdagangan sebelumnya di 18.009,22.

 

Di wall street, tiga indeks saham acuan bervariasi. Indeks Dow Jones melemah 0,2 persen, dan catat koreksi dalam dua hari. Indeks S&P 500 naik 0,12 persen dan Nasdaq bertambah 0,29 persen.

 

Adapun inflasi inti tidak termasuk makanan dan energi naik 0,3 persen pada Agustus 2023. Inflasi inti pada Agustus ini lebih tinggi dari survei ekonom sebesar 0,2 persen. Inflasi naik 4,3 persen dibandingkan tahun lalu.

 

Adapun inflasi naik 0,6 persen dari bulan lalu dan sejalan dengan perkiraan Dow Jones. Harga naik 3,7 persen yoy, lebih tinggi dari prediksi ekonom sebesar 3,6 persen.

 

Penutupan Bursa Saham Asia Pasifik pada 13 September 2023

Sebelumnya, bursa saham Asia Pasifik merosot seiring investor menilai data ekonomi utama Jepang dan Korea Selatan. Tingkat pengangguran Korea Selatan pada Agustus mencapai 2 persen, level terendah sejak Juni 1999.

 

Sementara itu, kepercayaan perusahan di Jepang turun pada September baik di kalangan produsen dan non-produsen, berdasarkan jajak pendapatan Reuters Tankan.

 

Dikutip dari CNBC, keyakinan di antara produsen besar turun menjadi 4+ dari 12 pada Agustus. Indeks non-produsen turun 9 poin menjadi +23 pada September.

 

Di sisi lain, indeks Nikkei 225 Jepang merosot 0,21 persen usai naik tiga hari berturut-turut. Indeks Nikkei ditutup menjadi 32.706,52. Indeks Topix merosot 0,05 persen menjadi 2.378,64.

 

Indeks Kospi Korea Selatan melemah terbatas 0,07 persen ke posisi 2.534,7. Indeks Kosdaq tergelincir 1,71 persen ke posisi 882,72. Indeks ASX 200 Australia terpangkas 0,74 persen ke posisi 7.153,9.

 

Indeks Hang Seng juga tergelincir 0,09 persen ke posisi 18.009,22. Bursa saham China merosot. Indeks CSI turun 0,64 persen ke posisi 3.36,65.

 

Sumber

liputan6.com

 

lowonganlowongan kerjalowongan kerja bandungloker bandung

best profit, bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf

pt bpf, bestprofit futures, pt bestprofit futures, Bestprofit futures, pt best profit futures

 

Go Back

Comment